1. Sebenarnya
kepemimpinan mempunyai dampak yang langsung terhadap motivasi kerja. Beberapa
literatur yang menyatakan bahwa di antara motivasi yang di miliki karyawan iala, peranan pemimpin , lingkungan kerja,
dan jaminan kerja yang di berikan. Motivasi yang timbul sebenarnya merupakan
dimengsi dari komitmen yang di bagi menjadi 3 yaitu, evektif, continuance, dan
normative. seorang pemimpin dalam agent of change and development, harus
memiliki komitmen yang tinggi dan mampu menyampaikan suatu keputusan yang
efektif dan efesien dalam mengembangkan nilai nilai dan norma sosial di
masyarakat agar supaya menjadi yang lebih baik .
2. Faktor
Pendorong dalam merealisasikan dalam
agen of change
- Lingkungan yang kondusif
- Ilmu dan seni yang di peroleh
- Mempunyai skil dalam melakukan
sesuatu
- Serta jiwa saya terdorong untuk
membagikan ilmu ke sesama
3.Faktor Penghambat
dalam merealisasikan agen of change
- Kurangnya kepercayaan diri dalam
menerima ilmu dan pengetahuan
- Kurangnya kepercayaan diri dalam
berdiskusi
- Skill berbicara yang masih harus
terus ditingkatkan
- Terlalu demokratis dan kurangnya
ketegasan dalam memimpin diri sebelum memimpin orang lain.
4.pemecahannya .
Setiap
seseorang memiliki visi ke depan yang
berkaitan dengan perubahan. Tergantung perubahan apakah yang akan diciptakan,
ntah itu perubahan yang biasa-biasa saja, maupun yang luar biasa. Tentunya, di
dalam proses perjalanan menuju suatu visi tersebut ditemui yang namanya
konflik. Dimana, konflik akan timbul saat seorang individu merencanakan suatu
perubahan, terutama perubahan yang besar. Sehingga konflik ini merupakan bagian
dari proses mencapai visi yang dilalui dengan sebuah tekad perubahan serta
dijadikan sebagai esensi ataupun hal yang wajar ketika seorang individu memang
benar-benar bertekad untuk membuat suatu perubahan. Artinya, setiap individu
tersebut akan mengalami suatu proses pendewasaan yang diperoleh melalui konflik
serta pengalaman yang dapat dijadikan hikmah dalam perjalanan menuju suatu visi
yang baik serta perubahan yang besar. Jika dikaji, konflik merupakan bagian
dari kehidupan seorang manusia, yang mana hal itu akan timbul ketika terdapat
ketidaksesuaian antara apa yang diinginkan dengan realitas yang ada.